Sangat menyedikan kalau tradisi atau kebiasaan membakar hutan di lembata dari tahun ketahun tidak pernah hilang. Ditengah gencar orang berbicara tentang penanganan pemanasan global, yang mana hutan
merupakan satu-satunya solusi mengurangi terhadap dampak pemanasan global, akan tetapi masih ada juga orang yang punya tabit buruk dan sangat picik atau mungkin meraka megidap semacam suatu jenis penyakit yang merukan warisan Jaman purba..
yaitu " Berburu binatang hutan " sehingga kerap kali hutan menjadi sasaran untuk melancarkan kegiatan perburuannya. Kelakuan ini sering terjadi pada setiap tahun tapi herannya ga ada suatu tindakan hukum atau usaha serius dari semua pihak untuk menjaga kelestarian hutan Lembata...
atau jangan-jangan pembakaran hutan juga diback up oleh pihak-pihak yang seharusnya bertugas untuk menjaga, melestarikan atau melindugi hutan.
Saya yakin jika kegiatan ini tidak disadari sejak awal maka suatu saat Lembata akan mengalami krisis Air minum dan anak cucu atau generasi yang hidup pada saat itu akan sangat berang denagan kelakuan generasi pendahulunya.
ini baru kita bicara yang kelihatan dan bisa di ambil gambarnya tapi bagaimana yang ga bisa di pantau misalnya di pantai selatan, di teluk waiteba misalnya atau di daerah Atanila dan teluk Bobu.
Wow... STOP SUDAH LAH ACARA BAKAR_BAKAR HUTAN.
saya sangat prihatin......
Karena LEMBATA bukan LEMBAKAR..
gambar saya ambil pada tanggal satu agustus 2008.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar